Juli on July

Memang nama saya Juliana. Biasa dipanggil Juli. Dan..

Saya baru tahu kalo nama saya Juliana pada saat saya umur 5 tahun, yaitu waktu TK besar.

-__-  hahaha

Jadi dari kecil saya dipanggil di rumah dengan sebutan Lia. Dan saya mengganggap diri saya bernama Lia. Saya baru tahu nama saya Juliana waktu saya TK, dan saya tahu itu dari daftar absensi di TK, bukan dari orang tua saya.

Oke itu hanya sekedar OOT. wahahaaa..

Dan saya bersyukur punya nama Juli, karena nama ini agak unik, dan sejujurnya saya lebih suka Juli daripada Lia, sekarang-sekarang ini. Seperti nama saya Juli, banyak hal-hal momen-momen spesial pada bulan Juli :D

Yang pertama tentu saja, hari lahir dan pengulangan hari lahir setiap tahun a.k.a ulang tahun. Saya ga lahir bulan April, tetapi sesuai nama saya, begitulah bulan lahir saya. Sekarang saya berusia 21 tahun, dan sudah melewati kira-kira 17 tahun ulang tahun yang saya ingat. Saya ingat ultah pertama yang saya ingat, yaitu di usia 5 tahun, dan kado dari orang tua saya adalah pensil warna. Hahaha. Saya senang banget dapat pensil warna.

Banyak ulangtahun yang saya lewati, baik itu dari yang garing, biasa aja, sampe yang heboh sekalipun. Saya paling inget ulang tahun terheboh saya sampai saat ini adalah ulang tahun saya yang ke-13, waktu saya masih SMP di SMP Santo Mikael Cimahi. Waktu itu hari Rabu, sehabis pertemuan rutin ekskul PMR (Palang Merah Remaja), tiba-tiba guru pembimbing PMR menyiramkan sebotol aqua ke kepala saya, dan setelah itu semua orang menjadi liar menyirami dan membanjur saya dengan air dengan sepenuh hati. Dan suasana menjadi chaos setelah itu. Saya basah kuyup yup yup. Miss that moment :)

Ada apa lagi di bulan Juli yang spektakuler?

Ini adalah (salah satu) kejadian yang paling spektakuler. My encounter with God. Sepertinya cerita ini bisa dijadikan satu post yang baru yah di blog ini :)

Juli 2005. Waktu liburan kenaikan kelas. Waktu itu saya bimbang mau bilang kelas 1 atau kelas 2 SMA di retret Gereja Bethany Surabaya itu. Saya ga kenal siapapun kecuali dua orang sepupu saya, Ce Nanda dan Ce Chacha (ce : panggilan kakak perempuan di Tionghoa). Saya diajak ikut retret itu, dan agak uring-uringan karena orang-orangnya ga saya kenal. Saya didorong-dorong juga sama mama dan tante saya. Saya ingat, waktu itu saya lagi menyimpan kepahitan. Saya dulu orang yang mudah sirik, iri, dan dengki sama orang lain. Lengkap deh haha. Hal itu juga yang bikin saya males ikutan retret.

Tapi entah kenapa saya akhirnya ikutan juga.

(berusaha mengingat kejadian 6 tahun yang lalu)

Jujur saya lupa sesi-sesi apa aja yang dibagikan. Dan orang-orang di retret ini semuanya medok. Secara saya orang Bandung, dan saya melongo aja melihat ke-medok-an mereka semua. Saya ngerasa agak kurang nyaman aja dengan lingkungannya. Sesi 1 pun berlangsung, dengan tema (saya lupa), dan saya mulai merasa ini bukan retret biasa-biasa. Saya pun mulai bergidik hiii. Retret itu berlangsung selama 3 hari 2 malam. Hari pertama dan malam pertama, saya merasa biasa-biasa aja, walaupun saya sudah merasa ADA TUHAN DI TEMPAT ITU.

(berusaha melanjutkan menulis)

Kemudian dari pada itu akan terjadi, bahwa Aku akan mencurahkan Roh-Ku ke atas semua manusia, maka anak-anakmu laki-laki dan perempuan akan bernubuat; orang-orangmu yang tua akan mendapat mimpi, teruna-terunamu akan mendapat penglihatan-penglihatan. Yoel 2:28

Saya ingat janji yang pernah Tuhan berikan sama saya, bahwa Roh Kudus akan diberikan pada hari-hari terakhir. Saya sudah tau tentang baptisan Roh Kudus dari SMP, dan setiap tahun, saya selalu minta sama Tuhan buat dibaptis Roh Kudus, tapi engga pernah dapet. Saya ingat waktu itu, saya takut dihukum karena ga dibaptis Roh Kudus.

Saya pikir, oke saya tahu. Saya tahu. Saya udah cukup mendengar banyak tentang itu. Tetapi hal yang sangat menyedihkan adalah, saya tahu tetapi saya tidak mengalaminya.

Di hari kedua retret itu, sekitar sore-sore, ada seorang hamba Tuhan yang membawakan sesi tentang (saya lupa). Saya melihat dia dengan takjub, salah satunya dengan kisah pertobatannya. Singkat cerita, dia selesai berkotbah.

Hati saya deg-degan ga karuan. Badan saya mungkin sudah agak bergetar. Kira-kira sudah pukul 19.00 di hari kedua. Ada suatu hawa yang aneh yang melingkupi saya. Tetapi saya ngga takut dengan suasana itu. Saya tahu itu Roh Kudus. Pada saat pujian penyembahan, saya bener-bener merasa hancur hati, dan air mata meleleh di wajah saya. Tapi saya tahu saya diliputi oleh kasih. Pada saat itulah, saya meminta Dia memenuhi saya sampai luber. Dan DUAR, Dia benar-benar masuk. Masuk. Roh Kudus. Dan saya ga peduli lagi lingkungan sekitar saya udah kaya gimana. Saya hanya minum dan minum dari air-Nya.

Dan saat itulah, Dia seperti menembak saya, dan bilang, “I love you. Do you love Me?” Saya cuma bisa nangis dan nangis. Saat itu saya ga memikirkan agama, ritual, dan hal-hal semacam itu. Saya cuma tau Yesus mengasihi saya dan Dia datang pada saya saat itu dan membaptis saya dengan Roh Kudus sampai penuh. Saya merasa melayang di awang-awang. Ooooooooo

Itu pengalaman yang tidak terlupakan. Suatu titik balik dalam hidup saya. He chased me because He loves me. Pada keesokan harinya, hari ketiga, saya tiba-tiba mau untuk bercerita di depan di hadapan orang-orang yang ga saya kenal. Padahal itu bukan gaya saya. Saya orang yang paling takut untuk berbicara di depan umum. Entah kenapa saya maju, dan menceritakan semua yang saya alami. Saya bilang ke mereka semua, “Tuhan bilang sama saya, ‘Apakah kamu mengasihi aku?'”

Itulah pengalaman spektakuler saya di Juli yang lain. Nah ada lagi “the other July” waktu saya SPMB di tahun 2007 dan masuk STEI ITB. Cerita lengkapnya bisa dilihat di blog ini juga di sini. Itu juga amazing bangetlah :D

Can’t wait to taste more. See you again, awesome July :)

Advertisements

5 comments

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s