Dicintai (awalnya bingung judulnya apa)

Di tengah-tengah kewajiban, tugas (baca: TA), pemuridan, dan kerinduan hati, tiba-tiba saya sadar sesuatu. Sebenarnya sederhana banget sih. Cuma kadang-kadang saya suka ga sadar dan kelupaan.

I am passionately loved

Intinya sih itu. Saya suka ngerasa menjalani semua kegiatan saya dengan rajin, sampai kadang-kadang saya hampir kehilangan hati untuk itu semua. Pada suatu waktu yang tepat, saya dibanjiri oleh kebenaran ini. Saya sangat dicintai, jauh melebihi apa yang saya pikirkan. Saya tahu Pribadi yang mencintai saya apa adanya. Saya diterima bukan karena jasa-jasa saya. Saya dilimpahi kebaikan hanya karena saya dicintai.

Awalnya, saya dapat kiriman email dari seorang kakak yang mengirimkan lagu lama yang katanya sih menyentuh hati. Judulnya “How Deep The Father’s Love for Us”. Di tengah semua ketawaran, tiba-tiba Bapa menyapa lewat lagu ini, hehe. Liriknya dalam dan saya terenyuh banget waktu dengernya. Walaupun ini lagu lama ternyata masih menyentuh hati, seperti subyek emailnya :D

How deep the Father’s love for us. How vast beyond all measure.
That He should give His only Son. To make a wretch His treasure.
How great the pain of searing loss. The Father turns His face away.
As wounds which mar the Chosen One. Bring many sons to glory.
Behold the man upon a cross. My sin upon His shoulders.
Ashamed I hear my mocking voice. Call out among the scoffers.
It was my sin that held Him there. Until it was accomplished.
His dying breath has brought me life. I know that it is finished.
I will nost boast in anything. No gifts, no power, no wisdom.
But I will boast in Jesus Christ. His death and resurrection.
Why should I gain from His reward. I cannot give an answer.
But this I know with all my heart. His wounds have paid my ransom.
Wah luar biasa keren deh (y) sampe sempet nangis juga :’) Sepertinya ga pernah habis cinta-Nya buat saya.

Keesokan harinya saya ikut Workshop Praise and Worship dari Sion yang pembicaranya Bang Bastian yang sudah melanglangbuana menciptakan lagu-lagu rohani yang terkenal. Ada satu lagu yang ditampilkan sama abang ini yang katanya liriknya ngga biasa. Sekali lagi ini membuat saya melting :D hehe

Lagunya David Crowder Band – How He Loves

Oh, can’t you feel He is searching for you?
Can’t you see He is chasing you?
Can’t you feel His love is around us like the air?

That’s what I feel today.
Father’s love is around me like the air.
Or the blanket when winter :D

Waktu pulang gereja hari ini, saya pulang lewat Pasopati waktu matahari terbenam. Lalu saya melihat langit.

Dan saya merasa langit menyapa saya. Dia menyapa saya.

Saya tidak tahan dan berjalan lambat-lambat untuk berlama-lama melihat langit yang indah. Saya takut melewatkan momen itu, lalu saya berhenti sebentar, dan mengabadikannya :)

gambar ini ga seperti yang saya lihat. maklum pake kamera hape :p

Oh bahkan Dia memakai langit untuk menyapa saya dan membuat saya kagum dan tertegun, hihihi..

Ada satu lagu lagi yang saya dapat (Evermore – Planet Shakers). Liriknya mungkin bisa mewakilkan apa yang saya rasakan sekarang..

You are my God, my life, my all

>>>>more to come,,,

Advertisements

One comment

  1. kk liat langit yg samaaaa, difoto jdi jelek T_T seorang koko dong, kok kakak? si Fendy kan krim?hahahah…kk juga mau nangis teu dngerin lgu itu… my sin upon His shuolders… :)
    i’m passionately loved, and i’m motivated by love :)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s