Sang Pemahat

Di hadapan-Ku, ada segumpal tanah liat. Bukan sekadar tanah liat biasa. Tanah liat terbaik tersedia di mana-mana. Harganya mahal, tetapi berharga.

Aku tahu pasti apa yang ingin kupahat. Aku mendapatkan gambaran tentang seorang gadi cantik. Dia cantik. Dia adalah dia.

Aku mulai dengan membentuk tubuhnya. Aku mencurahkan pemikiran-Ku untuk membentuknya seperti yang Kuinginkan. Lekukan di tempat yang Kuinginkan. Seberapa panjang kakinya. Bagaimana bentuk tangannya. Aku telah merencanakan setiap detil tubuhnya.

Berikutnya Aku mulai mengerjakan bagian wajah. Aku ekstra hati- hati dengan setiap sentuhan tanganku, setiap usapan telapak-Ku, Aku menciptakan wajah yang membuat-Ku terpesona. Matanya tajam, berkilau, dan penuh daya tarik. Hidungnya mengagumkan. Mulutnya tidak seperti yang lain.

Sekarang rambutnya. Aku tidak akan berhenti sampai semuanya sempurna. Tekstur, tubuh, dan warna. Dia mungkin mengeluh, tetapi kebenarannya adalah aku tidak pernah menciptakan yang lebih baik daripada ini.

Dia adalah karya terbesarku.

“ Engkau menciptakan setiap bagian badanku dan membentuk aku dalam rahim ibuku. Aku memuji Engkau sebab aku sangat luar biasa! Segala perbuatan-Mu ajaib dan mengagumkan, aku benar-benar menyadarinya. Kau mengetahui diriku luar dan dalam. Kau mengetahui setiap tulang di tubuhku. Kau tahu pasti bagaimana aku dibentuk, bagian demi bagian; bagaimana aku dibentuk dari tidak ada menjadi ada.”

Mazmur 139:13-15

Disadur dari : Cewek dan Cermin

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s